“Guinea Pig”: Identitas yang Menyesatkan dan Kisah Menarik di Balik Namanya

Di TEEWY, kami sangat mencintai hewan-hewan kecil — dan tentu saja senang mempelajari sejarah unik di balik teman-teman berbulu favorit kami. Salah satu pertanyaan paling umum yang sering kami dengar adalah: “Mengapa disebut guinea pig padahal bukan dari Guinea dan bukan babi?” Yuk kita ungkap misterinya bersama.
Bukan dari Guinea, bukan babi!
Pertama, mari kita luruskan dua kesalahpahaman besar: 1. Guinea pig bukan berasal dari Guinea, negara di Afrika Barat. 2. Mereka juga bukan babi — mereka adalah hewan pengerat! Jadi, bagaimana makhluk lucu ini bisa mendapatkan nama yang begitu menyesatkan? Ada beberapa teori menarik tentang hal ini.
Teori di balik nama
Bagian “Guinea”:
1. One theory suggests that when guinea pigs were first transported to Europe, ships often stopped at ports along the West African coast (Guinea), leading people to mistakenly believe the animals originated there.
2. Mengapa mereka disebut kelinci percobaan jika mereka bukan berasal dari Guinea? Penjelasan lain adalah bahwa nama 'Guinea' mungkin merupakan perubahan dari 'Guiana,' sebuah wilayah di Amerika Selatan tempat kelinci percobaan sebenarnya berasal.
3. Dan meskipun ada yang mengklaim bahwa kelinci percobaan pernah dijual dengan koin 'guinea' di Inggris, tidak ada bukti — nama itu sudah ada jauh sebelum koin tersebut ada.
Bagian “Babi”Nama Latin untuk marmut, Cavia porcellus, berarti 'babi kecil'. Mengapa? Karena mereka memiliki beberapa sifat yang mirip dengan babi:
1. Suara khas mereka ‘wheek! wheek!’ mirip dengan suara anak babi.
2. Mereka memiliki tubuh bulat dan pendek serta leher pendek.
2. Mereka memiliki tubuh bulat dan pendek serta leher pendek.
Bagaimana dengan ‘Cavy’?
Kamu mungkin juga pernah mendengar guinea pig disebut "cavy". Itu karena mereka termasuk dalam keluarga Caviidae, sekelompok hewan pengerat asal Amerika Selatan yang juga mencakup capybara — hewan pengerat terbesar di dunia.
Nama-Nama Berbeda di Seluruh Dunia
Marmut memiliki nama yang berbeda dan sering kali menggemaskan di seluruh dunia: Jerman: Meerschweinchen (Babi Laut Kecil) Prancis: Cochon d’Inde (Babi India) Italia: Porcellino d’India (Babi India Kecil) Belanda: Guinees biggetje (Babi Guinea Kecil) Malta: Fniek ta’ l-Indi (Kelinci India) Tiongkok: 豚鼠 (Tikus Babi)… Setiap nama mencerminkan penampilan hewan, suara, atau cara mereka diangkut ke seluruh dunia.
Meskipun marmut bukan babi dan tidak ada kaitannya dengan Guinea, kelucuan dan kepribadian ceria mereka telah membuat mereka menjadi penghuni yang dicintai di rumah-rumah di seluruh dunia. Di TEEWY, kami bangga menciptakan enrichment toys, chew treats, and natural accessories to keep these adorable cavies happy and healthy.
